Ibarat mengendarai motor


Ahihihihi…apaan coba? Di sini aku cuma mau mengeluarkan uneg2x lagi. Kalau dulu aku pernah post tentang Hidup ini cuma seperti bermain game, eh ternyata ga cuma itu doank. Hidup itu bisa diibaratkan juga seperti sedang mengendarai motor.

Lha kok bisa begitu? Bisa aja, aku bilang seperti ini;

  1. Ketika kita mengendarai sepeda motor, berarti kita sedang menuju suatu tempat yaitu tujuan kita.
    Sama kan? Perlu penjelasan lagi kah? OK. Kalau menurutku, kita hidup ini sedang melakukan perjalanan ke suatu tempat atau keadaan yang itu merupakan tujuan kita. Dalam arti luas, biasa disebut dengan cita-cita. Nah yang jadi permasalahan di sini adalah tujuan dari tiap orang itu beda-beda. Begitu juga jalan yang dilewatinya. Ada yang lewat jalan raya, jalan desa yang belum diaspal, jalan gang kecil alias jalan tikus, tapi ada juga yang bisa lewat jalan tol. Dan perlu diketahui, bahwa kita semua punya tujuan akhir yang sama, yaitu surga.
  2. Sesekali kita akan menengok kebelakang menggunakan kaca spion pada motor kita.
    Fungsinya apa sih kaca spion? Kalau menurutku, hanya untuk menengok sebentar apa yang ada di belakang kita. Kecuali motornya berhenti, biasanya pada buat ngaca tuh spion😀 Lha apa yang ditengok? Yaitu kendaraan lain yang sedang melewati jalan yang sama dengan kita. Ketika kita ingin menjadi sukses, terkadang kita menggunakan spion kita untuk melihat (baca: mempelajari) apa yang ada di belakang kita, sehingga kita pun bisa mendahului kendaraan lain yang ada di depan kita dengan selamat.
  3. Maaf perjalanan Anda terganggu, sedang ada perbaikan jalan.
    Pasti sudah sering nemuin yang beginian. Dan seringnya, orang menggerutu mengenai hal ini. Ya aku sendiri juga tidak menyangkal bahwa terkadang kita terburu-buru menuju ke suatu tempat. Kita membutuhkan waktu yang cepat sampai tujuan. Itu wajar. Tapi ternyata (ini menurutku lho) ada keuntungan juga yang bisa diambil di sini. Yaitu, dengan adanya perbaikan jalan, berarti kita harus mencari jalan lain, yang lebih baik. Bonusnya, kita akan mendapatkan pengalaman baru menelusuri jalan-jalan yang belum pernah kita lewati.
  4. Laki-laki harus bisa menyetir kendaraan ketika ada perempuan yang ingin menumpang.
    Hmm..setuju kah? Iya dunk. Pasti. Seorang laki-laki musti bisa memimpin perempuannya. Bijak dalam memilih jalan, pandai mengatur laju kendaraan, dan yang pasti berjiwa besar ketika ada pengendara lain yang menyerobot jalanmu. Orang yang nebeng kendaraanmu itu akan mengikuti kemanapun kamu pergi. Jadi berhati-hatilah dalam berkendaraan karena kamu menanggung keselamatan penumpangmu🙂
  5. Dan terkadang, kecelakaan di jalan pun tidak bisa dihindari.
    Begitulah hidup. Aku tidak akan membahas terlalu panjang soal ini. Berhati-hatilah.

Oke sobat, setidaknya 5 hal itu yang menuruku bisa jadi pelajaran buat hidup kita. Semoga bisa bermanfaat buat kita semua. amin🙂

About alam.pramono
all about music, programming, and photography

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: